JEMBATAN GARUDA CIKOPENG-LEBAKWANGI RESMI DIBUKA, KODIM 0607 KOTA SUKABUMI TINGKATKAN KONEKTIVITAS ANTAR DESA DI PARUNGKUDA
SILADES.COM — Semangat kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat kembali berbuah manis. Jembatan Garuda Cikopeng – Lebak Wangi, atau yang akrab disebut Jembatan Ciwangi, yang menghubungkan Desa Sundawenang dan Desa Palasari Hilir, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, resmi diresmikan pada Rabu, 22 Juli 2026.
Infrastruktur vital yang membentang di atas alur wilayah tersebut dibangun melalui karya bakti yang dimotori oleh jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 0607 Kota Sukabumi bersama warga setempat. Peresmian ini menandai babak baru kemudahan akses transportasi bagi masyarakat di dua desa yang selama ini sangat menantikan sarana penghubung yang representatif.

Gotong Royong 42 Hari Kerja Berbuah Karya Nyata
Pembangunan Jembatan Garuda Cikopeng – Lebak Wangi dikerjakan dalam waktu relatif singkat, yakni hanya 42 hari kerja. Keberhasilan penyelesaian proyek fisik dengan panjang 12 meter dan lebar 2,5 meter ini tidak terlepas dari kuatnya budaya gotong royong yang melibatkan prajurit TNI dari Kodim 0607 Kota Sukabumi bergotong-royong bahu-membahu bersama warga masyarakat setempat.
Prosesi peresmian yang berlangsung khidmat namun penuh kehangatan tersebut dihadiri oleh jajaran lengkap Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Parungkuda, yang meliputi Camat Parungkuda, Danramil Parungkuda, dan Kapolsek Parungkuda. Turut hadir pula Kepala Desa Sundawenang serta Kepala Desa Palasari Hilir beserta tokoh masyarakat setempat.
Peresmian secara simbolis dilakukan langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0607 Kota Sukabumi, Letkol Inf. Beny Syafri, S.H., M.Han., yang menandai dimulainya penggunaan jembatan secara resmi untuk kepentingan publik.

Harapan Besar Dandim 0607: Dongkrak Perekonomian dan Kesejahteraan Warga
Dalam sambutannya, Dandim 0607 Kota Sukabumi, Letkol Inf. Beny Syafri, menyampaikan ucapan selamat atas terbangunnya Jembatan Cikopeng-Lebakwangi atau Jembatan Ciwangi ini. Beliau berharap keberadaan jembatan tersebut dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi seluruh lapisan warga masyarakat.
“Semoga jembatan ini memberikan manfaat yang besar untuk warga masyarakat, memudahkan mobilisasi dalam berbagai bidang seperti mobilisasi masyarakat di bidang pertanian, kesehatan, pendidikan, dan juga meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Letkol Inf. Beny Syafri.
Lebih lanjut, Dandim mengungkapkan catatan prestasi territorial jajaran Kodim 0607 Kota Sukabumi sepanjang tahun ini. Ia menyebutkan bahwa hingga pertengahan tahun 2026, teritorial Kodim 0607 telah sukses merampungkan pembangunan infrastruktur jembatan di 4 lokasi berbeda.
Di samping itu, Dandim juga berpesan kepada seluruh warga agar senantiasa merawat fasilitas yang telah dibangun dengan susah payah tersebut.
“Kami mengajak kepada seluruh warga masyarakat untuk menjaga dan memelihara hasil pembangunan jembatan ini agar kualitas jembatan bertahan lama, sehingga pemanfaatannya pun akan lebih maksimal untuk menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari,” pungkasnya.

Apresiasi Pemerintah Desa: Wujud Nyata Jembatan Impian Warga
Sebelumnya, Kepala Desa Sundawenang bapak Wahid, S.IP., M.H dalam sesi pembukaan acara menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi tingginya kepada pemerintah, dan khususnya kepada jajaran TNI Kodim 0607 Kota Sukabumi yang telah bekerja keras merealisasikan pembangunan infrastruktur yang telah lama diidam-idamkan oleh warga masyarakat.
Jembatan ini dinilai sangat krusial karena menjadi sarana utama penunjang aktivitas warga yang bermukim di dua wilayah administratif, yakni warga Kampung Cikopeng (Desa Sundawenang) dan warga Kampung Lebak Wangi (Desa Palasari Hilir).
“Semoga dengan terbangunnya jembatan tersebut dapat meningkatkan konektivitas dan memperlancar mobilisasi masyarakat, serta menjadi penghubung terwujudnya perubahan masyarakat pada kemajuan di berbagai bidang, baik bidang pertanian, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan,” ungkap Kepala Desa Sundawenang.
Ia juga menambahkan bahwa rampungnya Jembatan Garuda ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai kebersamaan dan semangat gotong royong di tengah masyarakat masih tetap eksis dan tidak luntur di tengah arus modernisasi. Dengan akses yang kini semakin terbuka lebar, roda perekonomian dan kualitas hidup masyarakat di wilayah Kecamatan Parungkuda diharapkan dapat berubah maju secara signifikan.
TIM SILADES